Direktorat Pembinaan PAUD, Direktorat Jenderal PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 17 s.d 19 Juni 2013 melaksanakan “Workshop Penyusunan Instrumen Evaluasi Program PAUD”.

Kegiatan ini dilaksanakan di bogor, dan dibuka secara resmi Direktur Pembinaan PAUD Dr. Herman Syamsuddin. Pada kesempatan tersebut menyatakan, tahun 2013 merupakan tahun untuk melakukan evaluasi terkait program layanan PAUD, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Strategi (Renstra) 2010-2014. Hasil evaluasi program PAUD tersebut, dapat dijadikan dasar dalam perumusan Renstra 2014-2018, utamanya terkait dengan peningkatan akses dan mutu layanan PAUD.

Menurut Dr. Erman Syamsuddin, ada 2 substansi besar evaluasi 2013, yaitu  PAUD Reguler dan PAUD Percontohan. Evaluasi penting dilaksanakan, hal ini mengingat kondisi dilapangan berbeda. Mulai dari pusat sampai daerah, terkait kebijakan repormasi birokrasi di tugas-tugas Direktorat Pembinaan PAUD. Termasuk juga repormasi birokrasi  pelayanan PAUD dilapangan.

Penyusunan instrumen lebih Fokus melihat kondisi PAUD 2 tahun terakhir. Selain itu kaitkan strategi PAUD dengan implementasi Peraturan Menteri No. 58 tahun 2009 tentang  Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Instrumen yang disusun dapat menggali standar proses, isi, sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, dan penilain layanan PAUD yang ada di lapangan. Pada prinsipnya tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui implementasi layanan PAUD dilapangan, apa yang sudah kita capai, apa yang belum, dan apa yang mau digarap, ungkap Dr. Herman Syamsuddin.

Kasubdit Program dan Evaluasi Dr. Sukiman, M.Pd dalam laporannya menyampaikan, berbagai bentuk dan jenis bantuan sosial diberikan pemerintah kepada pengelola PAUD cukup signifikan. Namun, sampai saat ini belum pernah di evaluasi, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Untuk itu perlu diselenggarakan workshop penyusunan instrumen evaluasi program PAUD.

Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang terdiri dari, Perguruan Tinggi, Praktisi, BAN PNF, Puslitbangjas, dan Direktorat Pembinaan PAUD, ungkap Dr. Sukiman, M.Pd. (@dr1)