Bogor, 8 April 2016 – Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melaksanakan kegiatan yang merupakan koordinasi berbagai Sub Direktorat di Direktorat Pembinaan PAUD. Kegiatan tersebut antara lain Workshop Komik dan Lagu PAUD, Pembahasan Penjaminan Mutu PAUD, Pembahasan Penyusunan Konten untuk Ruang Guru Online (ANGGUN), dan Penilaian Proposal Bantuan. Kegiatan yang dilaksanakan pada mulai tanggal 7 April 2016 tersebut berlokasi di Hotel Arnava, Jl, K.H Sholeh Iskandar No. 5, Kota Bogor, Jawa Barat dan dihadiri oleh kurang lebih 170 peserta yang terdiri dari pendidik PAUD dari berbagai Kabupaten/Kota, perwakilan IGTKI, serta para narasumber lainnya.

Direktur Pembinaan PAUD, Ibu R. Ella Yulaellawati R, M.A., Ph.D berkesempatan hadir untuk membuka kegiatan tersebut dan memberikan pengarahan kepada peserta kegiatan. Dalam arahannya, Ibu Direktur Pembinaan PAUD menyampaikan tentang peningkatan akses dan mutu PAUD Responsif Gender. PAUD Responsif Gender adalah PAUD dimana aspek akademik, sosial, lingkungan fisik, maupun lingkungan masyarakatnya memperhatikan secara seimbang kebutuhan spesifik anak laki-laki maupun anak perempuan. Laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan, sehingga perbedaan ini melahirkan perbedaan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan. Ketidakadilan gender terjadi apabila salah satu jenis kelamin dirugikan, dibedakan derajatnya, dianggap tidak mampu, dan diperlakukan lebih rendah yang disebabkan oleh penilaian berat sebelah karena faktor jenis kelaminnya. Bentuk ketidakadilan gender tersebut antara lain stereotipi, sub-ordinasi, marginalisasi, kekerasan, dan beban ganda. Pada sekolah responsif gender maka guru/tenaga pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, tokoh dan anggota masyarakat di sekitarnya, serta peserta didik laki-laki dan perempuan menyadari akan pentingnya kesetaraan dan keadilan gender dan oleh karena itu mempraktekan tindakan-tindakan yang setara dan adil gender (Depdiknas, 2008: 5-6).