DSC09082Jakarta, 13 April 2016 – Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bekerjasama dengan Sekretariat Ditjen PAUD dan Dikmas melaksanakan kegiatan . Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan koordinasi yang harmonis antara pusat dan daerah dalam upaya mempercepat distribusi bantuan PAUD dan Dikmas di masyarakat, sehingga akan dapat: (1) Mempercepat eksekusi DAK BOP PAUD dan bantuan lain bagi program PAUD dan Dikmas, (2) Mendorong daerah untuk berani mengambil inisiatif yang relevan dengan regulasi, (3) Memantapkan peran daerah sebagai otonom yang berwenang dalam pengelolaan PAUD dan Dikmas, dan (4) Memecahkan permasalahan program PAUD dan Dikmas di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 s.d 14 April 2016 dan berlokasi di Hotel Mercure Convention Centre, Jakarta dengan peserta adalah Kepala Bidang PAUDNI/PNFI Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia serta Kepala Dinas/Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD/BPPKAD) dari 8 Provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Banten, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Direktur Pembinaan PAUD, Ibu R. Ella Yulaellawati R, M.A., Ph.D berkesempatan menjadi Narasumber pada kegiatan tersebut dengan moderator adalah Ibu Dra. Enah Suminah, M.Pd Kasubdit Program dan Evaluasi, Direktorat Pembinaan PAUD. Dalam paparannya Ibu Direktur Pembinaan PAUD menyampaikan tenang pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. Tahun 2016 merupakan titik awal untuk mencapai tujuan ke-empat dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals’), yaitu pendidikan yang berkualitas. Target dari tujuan SDG yang ke-empat ini disebut Agenda Pendidikan 2030. Agenda Pendidikan 2030 ini mempunyai visi kemanusiaan dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas untuk memenuhi hak azasi manusia, keadilan, dan perlindungan dalam menjunjung harkat dan martabat yang dilandasi dengan keberagaman budaya, tanggung jawab dan akuntabilitas bersama. Dalam mewujudkan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan. Target Agenda Pendidikan 2030 untuk PAUD adalah “memastikan seluruh anak laki-laki dan perempuan memperoleh akses terhadap perkembangan, perawatan dan pendidikan pra-SD (PAUD) yang bermutu untuk menjamin kesiapan memasuki pendidikan dasar.” Selain itu pemerintah mengalokasikan BOP PAUD sebesar Rp.600.000,-(enam ratus ribu rupiah)/peserta didik/tahun dengan prioritas anak usia 4-6 tahun. Dalam hal terdapat kelebihan anggaran pemerintah kabupaten/kota dapat mengalokasikan kepada satuan PAUD atau Lembaga yang melayani peserta didik di bawah usia 4 tahun. Satuan PAUD atau Lembaga yang layak mendapatkan alokasi BOP PAUD adalah yang memiliki paling sedikit 12 peserta didik. Satuan PAUD atau Lembaga menerima paling banyak adalah Rp. 36.000.000,- (tiga puluh enam juta rupiah) per tahun. Penyaluran dana dari Kas Umum Daerah ke rekening satuan PAUD atau Lembaga dilakukan satu kali dalam satu tahun, paling lambat tri wulan kedua berakhir.

Sesi tanya jawab dengan peserta kegiatan dilakukan setelah Ibu Direktur Pembinaan PAUD selesai menyampaikan paparannya dan Ibu Enah selaku moderator memandu sesi tanya jawab tersebut. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan terkait dengan dana DAK BOP PAUD. Namun karena keterbatasan waktu, pertanyaan dibatasi hanya untuk beberapa peserta saja.