Direktorat Pembinaan PAUD pada tanggal 13 April 2016, bertempat di ruang sidang Dirjen PAUD dan Dikmas melaksanakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah Forum PAUD. Kegiatan ini diikuti pejabat struktural dan fungsional umum Direktorat Pembinaan PAUD Kemendikbud dan Direktorat Pelayanan Dasar Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Selain itu juga dihadiri dari kalangan praktisi, akademisi, serta organisasi sosial masyarakat.

Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Drs. M. Nuch Rahardjo, M.Pd dalam laporannya menyampaikan, pertemuan ini merupakan kegiatan yang ketiga kali, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kantor Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Pertemuan Forum PAUD merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutinitas 1 atau 2 bulan sekali, yang bertujuan menyatukan visi dan misi dalam rangka pengembangan program PAUD berkualitas”, lapor M. Nuch Rahardjo.

Selanjutnya dalam laporannya M. Nuch Rahardjo menyampaikan, materi diskusi kegiatan ini adalah, pertama terkait dengan pengalokasian dana desa untuk program anak usia dini berkualitas yang akan disampaikan Dr. Hanibal Hamidi, M.Kes. Kedua Pentahapan Wajib PAUD 1 tahun pra SD yang akan disampaikan Dr. Gutama. Ketiga adalah tentang pegembangan model PAUD berbasis desa yang dikembangkan di Sala Tiga yang disampaikan Bahrudin. Yang keempat tentang program dan kegiatan Forum PAUD yang disampaikan oleh Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D.

Dirjen PAUD dan Dikmas Harris Iskandar dalam arahannya mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan Forum PAUD, dan mudah-mudahan apa yang menjadi program Forum PAUD dapat terlaksana sehingga dapat memberi kontribusi pengembangan PAUD.

“Saya menyambut baik pembicaraan terkait dengan dana desa yang dapat digunakan pengembangan program PAUD. Ini juga perlu dikawal dengan baik. Pedoman PAUD berbasis desa sudah dikembangkan teman-teman  di Sala Tiga, sehingga dapat diimpelemtasikan dengan baik”, ujar Harris Iskandar.

“Mudah-mudahan acara ini menjadi sangat produktif dan aktif. Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tinginya kepada bapak dan ibu yang sudah mencurahkan seluruh pikiran dan waktu demi kemajuan pendidikan anak usia dini”, urai Dirjen PAUD dan Dikmas  mengakhiri arahannya. (adrianto)