Jakarta- Sejak diresmikan pada bulan Juni 2016 lalu, PAUD KM 0 yang berlokasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memang telah banyak menerima kunjungan dari berbagai pihak terkait pengembangan pendidikan anak usia dini. Kali ini istri dari Bupati Sijunjung, Ibu Endra Noflinda berkesempatan untuk mengunjungi PAUD yang didirikan sebagai percontohan tersebut. Disambut dan didampingi oleh Direktur Pembinaan PAUD, Ibu Ella Yulaelawati, Bunda PAUD Kabuapten Sijunjung tersebut berkeliling sekitar PAUD KM 0.

Antusiasme terpancar dari Ibu Endra beserta rombongan saat menyapa anak-anak PAUD yang saat itu sedang bermain peran sebagai penjual di PAUD KM 0. Bermain peran memang merupakan suatu metode pembelajaran yang dilakukan di PAUD KM 0 yang berperan dalam peningkatkan karakter pada anak usia dini. Anak-anak begitu bersemangat saat mendalami peran sebagai penjual sate tersebut.

 

Selain berkeliling PAUD KM 0, Ibu Endra bersama Direktur Pembinaan PAUD juga melakukan diskusi yang diikuti juga oleh rekan-rekan dari wartawan. Salah satu tema diskusi yang diangkat yaitu program layanan PAUD di daerah-daerah perbatasan di Indonesia. Saat ini layanan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah perbatasan Indonesia di laksanakan di beberapa Kabupaten yang termasuk wilayah perbatasan yaitu kabupaten Kupang (Provinsi NTT) serta kabupaten Bintan, Natuna, Karimun,  dan kota Batam (Provinsi Kepulauan Riau). Layanan program PAUD tersebut dalam bentuk bantuan pembangunan PAUD baru yang dilaksanakan di kabupaten Kupang, kabupaten Karimun, dan kabupaten Natuna, serta program Bantuan Operasional Penyelenggaraan Anak Berkebutuhan Khusus PAUD (BOP ABK) dan bantuan PAUD Layanan Khusus (PAUD LK) yang diberikan di kabupaten Bintan dan Kota Batam. Diharapkan dengan program-program layanan yang diberikan tersebut dapat meningkatkan mutu dan layanan pendidikan anak usia dini, khususnya di daerah perbatasan.