Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara bergabung dengan 40 Kabupaten lainnya di Indonesia yang berkomitmen untuk menuntaskan ikut PAUD minmal satu tahun pra sekolah dasar. Ini merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diperuntukan bagi daerah-daerah yang siap dan memiliki komitmen tinggi agar setiap anak dapat terlayani PAUD minimal satu tahun sebelum masuk jenjang pendidikan dasar.

Dalam sambutannya, Dirjen PAUD dan Dikmas yang hadir untuk membuka kegiatan tersebut mengingatkan kembali akan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai investasi, bahkan bagi negara.”PAUD bukan hanya menjadi investasi bagi keluarga, harusnya negara”, papar Harris pada pembukaan kegiatan tersebut di Aula Kantor Bupati Buton, Sulawesi Tenggara (23/8).

Menurut berbagai hasil penilitain, usia 0-5 tahun adalah usia perkembangan emas, saat fisik dan otak anak berada di masa pertumbuhan terbaiknya, dimana kemampuan otak menyerap informasi sangat tinggi. Untuk itulah pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat krusial dalam mengawal agar masa perkembangan emas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Di masa ini, stimulasi pendidikan yang positif sangat penting bagi perkembangan anak,  karena stimulasi yang tidak tepat akan berdampak negatif bagi kehidupan selanjutnya dan tidak dapat diperbaiki.

Selain PAUD, pada hari yang sama Kabupaten Buton juga meresmikan Taman Bacaan Terapung Mentari Lakua serta pencanangan Kampung Literasi yang juga dihadiri oleh Dirjen PAUD dan Dikmas serta Bupati Buton.